Genggam erat pecahan kaca,
biar tangan kita berlumur darah
biar kau rasa kepedihannya
tika tikam luka menyeringai srigala.
biar tangan kita berlumur darah
biar kau rasa kepedihannya
tika tikam luka menyeringai srigala.
Hujamkan dalam-dalam belati di belahan dadamu
biar darah itu susuri seluruh liku tubuh
biar kita bermandi perih
setelah menari di atas altar rindu.
Tuangkan darah persembahan di cawan waktu
gumpalkan kesedihan di dasarnya
dan marilah bersulang dengan riangnya.
nantikan gaun putihmu berganti merah.
Biarlah ia melambai diterpa bayu
nantikan nirwana yang kan menjemputmu.
@Zhebriel86
— di Cafe Khokap Gunung Gumitir.biar darah itu susuri seluruh liku tubuh
biar kita bermandi perih
setelah menari di atas altar rindu.
Tuangkan darah persembahan di cawan waktu
gumpalkan kesedihan di dasarnya
dan marilah bersulang dengan riangnya.
nantikan gaun putihmu berganti merah.
Biarlah ia melambai diterpa bayu
nantikan nirwana yang kan menjemputmu.
@Zhebriel86
Tidak ada komentar:
Posting Komentar