Selasa, 07 Juli 2015

Ruang Dialisis

Suatu ruang yang begitu luas
Suatu ruang yang petang
Suatu ruang yang hampa,
Hampa karena tak bermakna.


Ruang dialisis
Suatu ruang untuk berebut dan bertarung
Suatu ruang bersemayam hitam dan putih
Suatu ruang yang terkadang membuat aku bingung
Bahkan membuatku gila, gila akan semuanya.

Hitam Putih,
Terbungkus dalam satu frame vertikal dan horizontal
Kita biarkan doa-doa itu berebut dan bertarung
Dalam terpaan suara angin berbicara tentang kita.

Saat kau membidik dengan lampu flash realita
Kau harus yakin kita akan melihat hasil
Tak ada kata cukup untuk sebuah ketenangan
Karena yang memang kita harapankan bukan kebisuaan.
Rahasia-rahasia itu kita endapkan pada kesunyian
Kita lalui kelemahan hati, Kita nikmati kejenuhan nurani
Saat berada dalam puncak kebanggan hati ini.

Sumpah-sumpah yang terjaga
Hikmat yang kian hambar terasa
Lepuhkan luka dari onak duri kerasnya jalan
Berbatu kehidupan yang tak bisa aku lepaskan.

Ruang dialisis
Bukanlah lagi mempermasalahkan Hitam dan Putih
Tapi, Ia mempermasalahkan Hitam atau Putih".

Hitam atau putih
Ia akan menjadi sebuah hasil
Menuju kedalaman kalbu,
Tempat dimana terbukanya tabir
Bersama kilasan mimpi selinap sadar hati yang hakiki.

Wallahul Muwafiq Ila Aqwamith Thoriq.

@Zhebriel86
Jember. 5 Juli 2015

Sabtu, 24 Januari 2015

Sang Mantan















Langit tak begitu cerah menerangi hari-hariku,
namun mentari berusaha mencari cela menembus dinding-dinding awan yang berkabut hitam melekat.
aku tau ini bertanda hujan lebat dan angin yang begitu dahsyatt……

 

Di hari yang baya ini sudah saatnya kita kembali kepada fitroh-nya,
Prinsip yang paling ideal dalam hidup ini adalah adil dan bahagia.

 

“Lebih baik memaafkan dari pada kita mempercainya kembali, mari kita tetap saling menghargai, tutup pintu dengan baik, tetaplah silaturrahmi.

Kenanglah masa yang pernah kita lakukan Seperti kumbang menghisap madu tanpa merusak bunganya.

Tohh…. Jika ada kenangan pahit, percayalah kenangan itu yang membentuk kita di masa kini dan yang akan datang. Bukankah, kesempurnaan rasa kopi itu karena rasa pahitnya, jadi apa pun itu berterima kasihlah pada yang orang yang pernah ada dalam hati kita.”

 

@Zhebriel86
— di Cafe Khokap - Lereng Gumitr.

Selasa, 30 Desember 2014

Sajak Nirwana

Genggam erat pecahan kaca,
biar tangan kita berlumur darah
biar kau rasa kepedihannya
tika tikam luka menyeringai srigala.

Hujamkan dalam-dalam belati di belahan dadamu
biar darah itu susuri seluruh liku tubuh
biar kita bermandi perih
setelah menari di atas altar rindu.

Tuangkan darah persembahan di cawan waktu
gumpalkan kesedihan di dasarnya
dan marilah bersulang dengan riangnya.
nantikan gaun putihmu berganti merah.

Biarlah ia melambai diterpa bayu
nantikan nirwana yang kan menjemputmu.

@Zhebriel86
— di Cafe Khokap Gunung Gumitir.

Diriku Rumput Yang Berbeda

Rimbun berumpun dengan batang yang panjang serta daun yang bentuknya mirip rumput.
Saat angin berembus, suara dari gesekan daun dan batangnya memancarkan ciri khas tersendiri.
Dialah yang dapat menyejukkan taman rumah
menyimpan filosofi yang bisa jadi belum diketahui banyak orang.
perubahan wujudnya terbilang lambat, sebetulnya memiliki kekuatan pada akar. Pertumbuhannya terasa lambat. umbuh menjulang ke langit.
Proses kehidupan dirinya mengandung arti filosofis buat manusia, yakni betapa fondasi yang kuat sangat diperlukan.
Menurut klasifikasinya, dirinya tergolong tanaman rumput. Namun, dirinya adalah rumput spektakuler. Tingginya bisa terentang dari 30 cm hingga 30 meter.
Dirinya sebuah tanaman rumput yang unik.
Meskipun berlatar tanaman rumput, Dirinya menjadi beda lantaran karakternya.


@Zhebriel86

Sabtu, 29 November 2014

Hujan akan datang bulan November

aku selalu percaya akan datangnya hujan. aku percaya jika
kini hujan datang saat semua mulai kekeringan dan kehausan mencari setetes air ..
aku bersyukur hujan bisa membasahi wajahku yang sedang berlinang air mata.
hujan akan datang bulan November, kenyataannya tepat yang aku inginkan.
"UPP....!!! kamu kenapa Zhee, apa kamu lagi patah hati?"
aku tak pernah tau tentang jalan hidup ne, aku penuh kebingungan, dan aku kecewa dengan diriku sendir. aku memang manusia bodoh yang selalu berharap memiliki orang yang telah menjadi kekasih orang lain. kamu tau sherr....?
"iya, aku tau zhee, dan aku melihatnya jelas dalam bola matamu,
seberapa besar harapan kamu memilikinya Zhee....."
Entah lah Sherr... aku tak bisa ungkapkan, mungkin ini hanya ada dalam sebatas angang yang panjang dalam hidupku, aku kan senantiasa membiarkan dia keluar masuk dalam daya ingatan aku.
"Zhee, zhee...... kenapa kamu selalu begitu, kamu harus bisa ungkapkan perasaan itu sama dia, sebelum ia benar-benar tiada yang bisa memilikinya lagi, kecuali Tuhan..?"
Ihh kamu sherr... kenapa kamu ngomongnya seperti itu?
Sherr, sejujurnya ada seribu rasa dalam dada, ada sejuta kata yang ingin aku ungkapkan, tapi entah kenpa saat aku bertemu dengannya aku tak berani memanggilnya, bibirku bergetar, lidahku tersendal, tenggorakan ku tercekik.....
entahlah ........ apa yang bisa aku lakukan ....?
"Kamu kan orang banyuwangi, kenapa kamu tidak pakai sastra lisan, untuk ungkapin perasaanmu itu?"
Ahh.... kamu tau ja, jalan terakhir yang aku pakai...
"he he hee... emang kamu kan selalu begitu, selalu menggunakan jalan yang berbelok-belok, naik-turun. hembbb.... aku jadi kangen gumitir Zhee, aku ingin ke Cafe Khokap lagi. kamu kapan mau pulang? besok ada event "SEWU GANDRUNG" kamu gak mau liat?"
Entahlah Sherr, aku juga bingung mau liat apa kaga'. kalau aku bsok liat event tu yang pasti aku pulang.
"ikutt..... aku pengen lewat gumitir Zhee.. lama banget aku tak merasakan sejuknya kabut" yang tebal serta aku ingin melihat seribu bintang yang jatuh"
Ha ha ha......
kamu bisa saja, itu tiket apa sherr....?
"ini tiket buat aku ke Banyuwangi entar lagi, aku mau pulang kerumah Ibu Dee... sekalian besok liat Ganrung Sewu. makanya besok dateng....."
Insya Allah dah, kalau aku sempat aku pasti dateng, doain saja ......
"Sipp-sipp"
Selamat jalan Sherly, semoga selamat sampai tujuan....
Malam ini aku hanya bisa Melumat mimpiku yang belum selesai berperan
Menyisakan ending yang belum terjawab
Menyapu senjaku dengan guratan tanya.
Dengan caranya membelah malam tanpa rembulan
Membentang jarak antara ragaku dan raganya
Entahlah…
Masihkah sanggup kujamah dengan segenggam cinta?
Angin menderu kencang membuat petir menggelegar jauh di tengah kegelapan malam begitu banyak angin riuh menghantam jiwa.
Seperti apakah cinta yang hilang dari gengaman?
Seperti orang tersesat tak tahu kemana arah terpusat.
lirih suaranya menembus senja
Diiringi angin yang menggelepar ganas menghantam sebagian malam,
Perempuan itu semakin ringkih memandang rembulan.



















‪@‎Zhebriel86‬.

Sabtu, 25 Oktober 2014

Tentang Banyuwangi, kalian tahu?

Hari ini aku akan bercerita tentang Banyuwangi, kalian tahu? banyuwangi menyimpan banyak sejarah. Sebelum bernama Banyuwangi, Kabupaten ini adalah bagian darikerajaan Blambangan yang berdiri 1293 masehi. Blambangan meliputi Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember dan Lumajang.
Banyuwangi memiliki dua alun-alun, Lapangan Tegal Masjid yang kini i sebut Taman Sri Tanjung. Di utara Sri Tanjung masih berdiri pendopo kabupaten, di baratnya ada Masjid Baiturahman, selatannya adalah pasar dan timurnya dulu adalah penjara. Alun-alun kedua yang kini di sebut Tman Blambangan. Dulunya bernama Tegal Lodji, namun Tegal Lodji dulunya berfungsi sebagai tempat olahraga mulai sepakbola, silat dan lain-lain.
tapi bukan hanya itu, masih ada beberapa tempat yang akan bisa kunjungi jika kita sedang berada di Taman Blambangan, kita akan berkeliling dan melihat saksi sejarah yang masih tampak.
*Kantor Pos, kantor ini didirikan abad ke-18. Saat itu, surat adalah komunikasi paling penting sehingga bangunannya selalu megah dan pengirimannya dilakukan dengan lewat laut.
*Inggrisan.
*Gedung juang.
*Rumah Dinas Dandim dan Kaporlres.
*SD Kepatihan
*Markas Kodim
*Gedung Wanita
*Bank Jatim.
*Bioskop Irama, nah... Bioskop ini sebenarnya adalah Bioskop yang ketiga yang berdiri di Banyuwangi. Sedangkan dua bioskop sebelumnya adalah bioskop Srikandi/Sampoerna dan Bioskop Suzana. Bioskop Srikandi paling tua berdiri di era kolonial belanda.
"ya... ya...."
*ungkap Siswa-siswi SMA dengan serentak.
Semoga saja mereka paham, aku takut "Iya" mereka kaga' paham.
Dan kali ini aku bahagia banget bisa belajar sejarah lebih luas meski waktu yang menjepit aku untuk menyudahi semua ini.
kebangganku pada Banyuwangi bukan hanya sekedar rasa senang, tapi bagaimana rasa senang itu bisa kita bagi kepada mereka generasi-generasai muda yang kan selalu menjadi identitas Bangsa. rasa senAng harus bisa menjadi penyemangat dalam hidup kita.
Sebenarnya masih banyak sejarah-sejarah lokal di kota sunrise of java ini, namun kita akan lanjutkan lagi setelah waktu itu datang lagi.

‪@Zhebriel86‬

Senin, 22 September 2014

Kelahiran Sajak

Aku hanya bisa menjadi selembar daun
yang mengikuti arus sungai
berharap bisa sampai menuju ke lautan.

Aku tau jika aku tak jarang tenggelam dan terhantam,
terapung dalam gelembung....

Aku hanya bisa titipkan cita-cita yang sederhana,
sesampainya aku kelak di lautan bisa menemukan
mutiara yang hilang di dasar air garam.

****
sajak-sajak yang tak punya ayah dan ibu,
jadi jangan tanyakan kapan dan siapa yang melahirkan sajak.



@Zhebriel86         KhoKap, Gn. Gumitir