Selasa, 30 Desember 2014

Sajak Nirwana

Genggam erat pecahan kaca,
biar tangan kita berlumur darah
biar kau rasa kepedihannya
tika tikam luka menyeringai srigala.

Hujamkan dalam-dalam belati di belahan dadamu
biar darah itu susuri seluruh liku tubuh
biar kita bermandi perih
setelah menari di atas altar rindu.

Tuangkan darah persembahan di cawan waktu
gumpalkan kesedihan di dasarnya
dan marilah bersulang dengan riangnya.
nantikan gaun putihmu berganti merah.

Biarlah ia melambai diterpa bayu
nantikan nirwana yang kan menjemputmu.

@Zhebriel86
— di Cafe Khokap Gunung Gumitir.

Diriku Rumput Yang Berbeda

Rimbun berumpun dengan batang yang panjang serta daun yang bentuknya mirip rumput.
Saat angin berembus, suara dari gesekan daun dan batangnya memancarkan ciri khas tersendiri.
Dialah yang dapat menyejukkan taman rumah
menyimpan filosofi yang bisa jadi belum diketahui banyak orang.
perubahan wujudnya terbilang lambat, sebetulnya memiliki kekuatan pada akar. Pertumbuhannya terasa lambat. umbuh menjulang ke langit.
Proses kehidupan dirinya mengandung arti filosofis buat manusia, yakni betapa fondasi yang kuat sangat diperlukan.
Menurut klasifikasinya, dirinya tergolong tanaman rumput. Namun, dirinya adalah rumput spektakuler. Tingginya bisa terentang dari 30 cm hingga 30 meter.
Dirinya sebuah tanaman rumput yang unik.
Meskipun berlatar tanaman rumput, Dirinya menjadi beda lantaran karakternya.


@Zhebriel86

Sabtu, 29 November 2014

Hujan akan datang bulan November

aku selalu percaya akan datangnya hujan. aku percaya jika
kini hujan datang saat semua mulai kekeringan dan kehausan mencari setetes air ..
aku bersyukur hujan bisa membasahi wajahku yang sedang berlinang air mata.
hujan akan datang bulan November, kenyataannya tepat yang aku inginkan.
"UPP....!!! kamu kenapa Zhee, apa kamu lagi patah hati?"
aku tak pernah tau tentang jalan hidup ne, aku penuh kebingungan, dan aku kecewa dengan diriku sendir. aku memang manusia bodoh yang selalu berharap memiliki orang yang telah menjadi kekasih orang lain. kamu tau sherr....?
"iya, aku tau zhee, dan aku melihatnya jelas dalam bola matamu,
seberapa besar harapan kamu memilikinya Zhee....."
Entah lah Sherr... aku tak bisa ungkapkan, mungkin ini hanya ada dalam sebatas angang yang panjang dalam hidupku, aku kan senantiasa membiarkan dia keluar masuk dalam daya ingatan aku.
"Zhee, zhee...... kenapa kamu selalu begitu, kamu harus bisa ungkapkan perasaan itu sama dia, sebelum ia benar-benar tiada yang bisa memilikinya lagi, kecuali Tuhan..?"
Ihh kamu sherr... kenapa kamu ngomongnya seperti itu?
Sherr, sejujurnya ada seribu rasa dalam dada, ada sejuta kata yang ingin aku ungkapkan, tapi entah kenpa saat aku bertemu dengannya aku tak berani memanggilnya, bibirku bergetar, lidahku tersendal, tenggorakan ku tercekik.....
entahlah ........ apa yang bisa aku lakukan ....?
"Kamu kan orang banyuwangi, kenapa kamu tidak pakai sastra lisan, untuk ungkapin perasaanmu itu?"
Ahh.... kamu tau ja, jalan terakhir yang aku pakai...
"he he hee... emang kamu kan selalu begitu, selalu menggunakan jalan yang berbelok-belok, naik-turun. hembbb.... aku jadi kangen gumitir Zhee, aku ingin ke Cafe Khokap lagi. kamu kapan mau pulang? besok ada event "SEWU GANDRUNG" kamu gak mau liat?"
Entahlah Sherr, aku juga bingung mau liat apa kaga'. kalau aku bsok liat event tu yang pasti aku pulang.
"ikutt..... aku pengen lewat gumitir Zhee.. lama banget aku tak merasakan sejuknya kabut" yang tebal serta aku ingin melihat seribu bintang yang jatuh"
Ha ha ha......
kamu bisa saja, itu tiket apa sherr....?
"ini tiket buat aku ke Banyuwangi entar lagi, aku mau pulang kerumah Ibu Dee... sekalian besok liat Ganrung Sewu. makanya besok dateng....."
Insya Allah dah, kalau aku sempat aku pasti dateng, doain saja ......
"Sipp-sipp"
Selamat jalan Sherly, semoga selamat sampai tujuan....
Malam ini aku hanya bisa Melumat mimpiku yang belum selesai berperan
Menyisakan ending yang belum terjawab
Menyapu senjaku dengan guratan tanya.
Dengan caranya membelah malam tanpa rembulan
Membentang jarak antara ragaku dan raganya
Entahlah…
Masihkah sanggup kujamah dengan segenggam cinta?
Angin menderu kencang membuat petir menggelegar jauh di tengah kegelapan malam begitu banyak angin riuh menghantam jiwa.
Seperti apakah cinta yang hilang dari gengaman?
Seperti orang tersesat tak tahu kemana arah terpusat.
lirih suaranya menembus senja
Diiringi angin yang menggelepar ganas menghantam sebagian malam,
Perempuan itu semakin ringkih memandang rembulan.



















‪@‎Zhebriel86‬.

Sabtu, 25 Oktober 2014

Tentang Banyuwangi, kalian tahu?

Hari ini aku akan bercerita tentang Banyuwangi, kalian tahu? banyuwangi menyimpan banyak sejarah. Sebelum bernama Banyuwangi, Kabupaten ini adalah bagian darikerajaan Blambangan yang berdiri 1293 masehi. Blambangan meliputi Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember dan Lumajang.
Banyuwangi memiliki dua alun-alun, Lapangan Tegal Masjid yang kini i sebut Taman Sri Tanjung. Di utara Sri Tanjung masih berdiri pendopo kabupaten, di baratnya ada Masjid Baiturahman, selatannya adalah pasar dan timurnya dulu adalah penjara. Alun-alun kedua yang kini di sebut Tman Blambangan. Dulunya bernama Tegal Lodji, namun Tegal Lodji dulunya berfungsi sebagai tempat olahraga mulai sepakbola, silat dan lain-lain.
tapi bukan hanya itu, masih ada beberapa tempat yang akan bisa kunjungi jika kita sedang berada di Taman Blambangan, kita akan berkeliling dan melihat saksi sejarah yang masih tampak.
*Kantor Pos, kantor ini didirikan abad ke-18. Saat itu, surat adalah komunikasi paling penting sehingga bangunannya selalu megah dan pengirimannya dilakukan dengan lewat laut.
*Inggrisan.
*Gedung juang.
*Rumah Dinas Dandim dan Kaporlres.
*SD Kepatihan
*Markas Kodim
*Gedung Wanita
*Bank Jatim.
*Bioskop Irama, nah... Bioskop ini sebenarnya adalah Bioskop yang ketiga yang berdiri di Banyuwangi. Sedangkan dua bioskop sebelumnya adalah bioskop Srikandi/Sampoerna dan Bioskop Suzana. Bioskop Srikandi paling tua berdiri di era kolonial belanda.
"ya... ya...."
*ungkap Siswa-siswi SMA dengan serentak.
Semoga saja mereka paham, aku takut "Iya" mereka kaga' paham.
Dan kali ini aku bahagia banget bisa belajar sejarah lebih luas meski waktu yang menjepit aku untuk menyudahi semua ini.
kebangganku pada Banyuwangi bukan hanya sekedar rasa senang, tapi bagaimana rasa senang itu bisa kita bagi kepada mereka generasi-generasai muda yang kan selalu menjadi identitas Bangsa. rasa senAng harus bisa menjadi penyemangat dalam hidup kita.
Sebenarnya masih banyak sejarah-sejarah lokal di kota sunrise of java ini, namun kita akan lanjutkan lagi setelah waktu itu datang lagi.

‪@Zhebriel86‬

Senin, 22 September 2014

Kelahiran Sajak

Aku hanya bisa menjadi selembar daun
yang mengikuti arus sungai
berharap bisa sampai menuju ke lautan.

Aku tau jika aku tak jarang tenggelam dan terhantam,
terapung dalam gelembung....

Aku hanya bisa titipkan cita-cita yang sederhana,
sesampainya aku kelak di lautan bisa menemukan
mutiara yang hilang di dasar air garam.

****
sajak-sajak yang tak punya ayah dan ibu,
jadi jangan tanyakan kapan dan siapa yang melahirkan sajak.



@Zhebriel86         KhoKap, Gn. Gumitir

Jumat, 19 September 2014

Sajak - Sajak Universitas Ekor



Universitas Ekor

Di kampus ini
Mahasiswa-mahasiswi kuliah
Dengan keringat orang tua
Sebagai buruh-buruh.

Di kampus ini
Mahasiswa-mahasiswi kuliah
Sebagai tulang punggung keluarga.

Di sini kami mahasiswa
Menggantungkan cita-cita
Demi memerdekan
Bangsa-nya sendiri.

Di kampus ini
Mahasiswa-mahasiswi
Selalu di bunuh krakter-nya
Suara kritik selalu di bungkam,
Yang katanya; menggagu kenyamanan.

Cita-cita yang kita impikan
Kalian bunuh dengan syistem
Yang mematikan.
Menjadikan Mahasiswa-mahasiswi
Universitas ekor.


Zhebriel86 - 19 Sep 14 ; 12.10 Am

Rabu, 10 September 2014

Hanya Kita Yang Tau

*Sstttt.........
Hanya kita yang tau dan kita yang merasakannya.....

kamu membuatku percaya bahwa memang ada cinta pada pandangan pertama.
aku ingat sekali, yang pertama kubilang adalah, “hai,…” saat kamu hadir bersama temanmu.

entah dari mana datanganya rasa itu tiba-tiba masuk dalam hatiku.
aku terus yakinkan hati ini hanya untukmu, walau aku tahu aku begitu sulit
menggapaimu.

******
aku sayang kamu. cinta, melebihi kata.
sampai kadang dada ini sesak rasanya.
aku melihat diriku di dalam kamu, seperti bercermin.
tapi kamu lebih baik dari aku.
darimu aku belajar memaafkan dengan cepat, melupakan masalah, bicara apa adanya.

kita tidak selalu bilang “i love you”
tapi perhatianmu sudah lebih dari kata-kata macam itu.
kalau aku capek dan lebih banyak diam, caramu melihat jauh ke dalam mataku membuatku ingin menangis. caramu itu bilang banyak hal. “istirahatlah dulu, aku nggak papa di tinggal sendirian.” katamu tanpa bicara.

kamu lucu, cerdas, cantik. aku suka wangi rambut dan kulitmu.
aku suka caramu saat tertawa begitu saja, yang mampu selalu membuatku rindu.
aku suka caramu menjelaskan sesuatu. jelas dan padat dengan suaramu yang kecil.

iya......meski kau tak bilang "I Love You"
namun hanya kita yang tahu di belahan mana rasa itu merasakannya.


****
Akhirnya pencarianku sukses hari kemaren dan sekarang tinggal menfixkan saja, kapan dan dengan siapa?
Rasanya aku telat datang kepelukannya. namun tak apalah lebih baik telat dari pada tidak sama sekali.

Dia sosok sesorang yang mempunyai gurat wajah sama seperti ibu aku. Hanya kulitnya lebih kuning, sedangkan ibu aku berkulit lebih gelap. he heee.....

"kata tak terucap, akan abadi karena terkubur dalam hati.
perasaan hati bukanlah hanya sekedar janji tapi bagaimana kita membungkusnya dalam kantong konsitensi" @Zhebriel86

Aku kira hal semacam ini bukan tertimpa padaku saja, mungkin kamu, dia, kita,juga mereka pasti merasakanya.